Modal intangible untuk Trader
Keyword dari artikel ini adalah:
“Keberhasilan/kesuksesan itu akan hadir ketika kita siap menerima kesuksesan itu”

Hal yang pertama kali terlintas di pikiran kita ketika mendegnar kata modal adalah “uang”. Tanpa uang maka tidak ada modal. Ketika orang lain menyebut faktor lain sebagai modal, sebagian besar membantah atau mencibir. Modal tetap saja harus uang. Untuk membuat apapun butuh uang.
Banyak sekali orang yang menerjemahkan modal dengan uang atau benda-benda. Tetapi pada dasarnya modal intangible (modal yang tak terlihat) itu awal yang nantinya diikuti oleh modal tangible. Untuk memahami hal diatas membutuhkan pemahaman yang sederhana.
Modal intangible yang dimiliki seorang Trader antara lain:
1. Kemauan. Untuk menjadi seorang trader dibutuhkan niat dan kemauan untuk menjadi seorang yang mandiri. Dia tidak terpaksa, melainkan sukarela karena kemauannya. Kemauan dalam hal ini termasuk didalamnya kemauan belajar agar menjadi seorang trader yang Fatonah (Smart, pintar, cerdas). Kemauan untuk bisa trading secara “mandiri” adalah yang paling pokok, tanpa berusaha untuk belajar dan menjadi mandiri, rasanya akan susah sekali untuk mewujudkan mimpi “Trading for A Living” Tanpa kemauan, modal uang yang setumpuk tidak akan berarti apa-apa.
2. Komitmen. Komitmen untuk terus belajar dan selalu mengosongkan “gelasnya” ketika belajar, adalah modal yang tidak kalah pentingnya. Tanpa komitment kita akan mudah goyah ketika menderita kerugian. Bukankah “badai akan memperkuat akar pepohonan?”
3. Berani mengambil peluang. Peluang terserak dimana-mana di permukaan bumi ini, sangat banyak bahkanbanyak yang belum disentuh oleh siapapun. Tinggal kita berani mengambil peluang tersebut atau tidak? Seringkali kita merasa ragu untuk mengambil peluang. Padahal seorang trader harus berani mengambil peluang. Semakin besar resiko akan semakin besar pula hasilnya. Semakin banyak kegagalan, justru membuat kemungkinan untuk berhasil kian besar. Tanpa kegagalan tidak mungkin ada keberhasilan.
4. Modal terakhir yang harus dimiliki adalah selalu bersyukur pada Yang Maha Kuasa. Ini penting untuk membuat sikap mental yang sempurna. Karena semua hal yang didapatkan seorang manusia di bumi ini, tidak lepas dari campur tangan Tuhan. Yakinlah akan itu.
Kenapa modal yang tak terlihat ini begitu penting sehingga mengalahkan modal uang? Mari kita berpikir dengan logika sederhana tanpa perlu memikirkan hal yang rumit. Bila kita punya uang berlimpah, lalu Kita menjadi seorang pengusaha. Next apa yang akan terjadi jika Kita hanya mengandalkan uang itu saja tanpa memiliki modal intangible. Saya yakin modal itu tidak akan berarti apa-apa, karena lama-lama akan terus berkurang sampai habis. Sebaliknya bila Kita tidak punya modal uang tapi memiliki modal intangible, maka lkita akan menjadi “the real trader”. Karena modal uang akan datang entah dari mana, mendekati orang-orang yang memiliki modal intangible tadi.
Kemampuan yang tak terlihat ini tidak bisa dibeli, karena butuh waktu dan proses untuk melekatkan kemampuan itu dengan diri kita. You cannot buy the skill or attitude. Uang bisa dicari setelah modal tak terlihat melekat dalam diri kita. Banyak trader yang mengawali kesuksesannya hanya dengan modal seadanya. Mereka menjadi sukses karena memiliki modal intangible yang kuat.
Belajar dari kegagalah adalah hal yang indah. Setelah kegagalan terjadi jangan baca depannya, tapi baca belakangnya. Why? why? why?.Kenapa gagal?Semakin banyak pertnyaan yang muncul “kenapa gagal”. akan semakin banyak jawaban yang muncul. Jawaban itu akan menjadi input agar kita bisa melangkah lebih jauh. Yang harus idiingat adalah setelah gagal harus terus melangkah, karena kegagalan yang sesungguhnya adalah ketika kita berhenti.
“success is only a small do on the top a mountain of failures”
Special Thanks to:
Om Bob atas pelajarannya untuk menjadi “goblok”
Tags:
Rupiah Oil Gold Kwik Kian Gie Posted by
aditya at Friday 29-04-2011 16:37 |
comments
Belum ada komentar. Jadilah komentator pertama!