Our Mission

Seorang teman bertanya, “Kamu nggak takut membagikan ilmu yang kamu miliki secara gratis dan meluas di website?Kan sekaran ini persaingan kian ketat di dunia training.”

Saya malah balik bertanya, “Mengapa harus takut? Sederhana saja alasan saya. Pertama, saya tidak pernah melihat teman-teman sesama trainer sebagai saingan. Saya hanya punya niat untuk melengkapi apa yang belum ada. Yang kedua, berbagilah, mumpung Allah masih memberikan kita kesempatan untuk berbagi. Kita tidak tahu kapan kita dipanggil dan setelah itu kita tidak punya kesempatan lagi untuk berbagi bukan?”

Dari pengalaman hidup saya selama ini, semakin banyak saya berbagi ide, maka semakin banyak saja ide-ide baru datang menghampiri saya, entah dari mana saja. Jadi kalau begitu, “Mengapa harus takut berbagi?”. Ada juga yang kembali bertanya, Tetapi, kan ada saja orang yang jahat pada kita?” Saya hanya menjawab, “biarkan saja, Allah sudah membuat hukum alam, siapa yang menabur, maka dialah juga yang menuai. Hidup ini sederana, bukan?”

Ada pesan sederhana dari Bunda Teresa: “Bukan tindakan besar dan hebat yang menentukan hidup kita, melainkan kesetiaan dalam menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil dan tidak berarti.” Jadi terus saja berbagi, berbagi, dan berbagi. Baik dibayar maupun tidak dibayar, saya terus saja berbagi. Materi pun hanya itu-itu saja. Tidak bosan? Tidak Mengapa? Karena itu adalah misi saya. Juga mengapa bisa bosan? Bagi saya, materi boleh sama, namun pesertanya berbeda, bukan? Salah satu misi sebagai seorang Trader sekaligus Trainer yang aktif mengadakan pelatihan adalah berdakwah. Jadi, jangan pusingkan uang, karena akan datang dengan sendirinya. Kita hanya perlu fokus untuk berbagi, berbagi, dan berbagi saja kepada orang yang mmembutuhkan. Dalam satu tahun terkahir ini, ada lebih dari 50 kegiatan training yang saya adakan. Saat malam hari, orang lain sudah beristirahat, saya sering memberikan training untuk rekan-rekan yang hanya bisa hadir after hours, apapun jenis materinya FOREX, Stock, Options, Commodities dan berapapun psertanya, bukanlah masalah. Dibayar atau tidak dibayar, juga bukanlah masalah. Banyak komentar bahwa sayaa tidak Smart. Atau ada komentar lain yang mengatakan bahwa apa yang saya lakukan sudah merusak pakem didunia training. Buat saya terserah saja, karena tujuan awal saya memberikan training adalah berdakwah. Masak dalam berdakwah, kita memilih peserta yang datang? Prinsip saya: Peserta boleh bayar berapa pun, namun peserta harus mendapat pengetahuan yang sama dari saya, sebagai trainer mereka saat itu.

Walapun fokus saya berbagi, namun tetap dalam koridor yang terbaik, jangan asal berbagi. Saya hanya mencoba memberikan yang terbaik kepada yang hadir, sebaik-baiknya yang bisa diberikan, bahkan sebanyak-banyaknya. Karena belum tentu ada kesempatan lagi. Jikalau dalam pelatihan-pelatihan sebelemnya yang saya lakukan masih banyak kekurangan, saya mohon tegur sapa dari rekan-rekan sekalian.

Sertifikasi menjadi tidak penting lagi, ketika saya menjalani kehidupan saya sebagai analis, trainer sekaligus Individual Trader. Bagi saya karya nyata di lapangan adalah sertifikat yang sudah teruji dibanding sertifikat yang dicetak diatas sehelai kertas. Sertifikat karya nyata lebih mahal nilainya.

Saya belajar dari kehidupan bahwa ijazah sekolah tidaklah menjadi jaminan keberhasilan kita di kehidupan ini. Untuk itulah, semua sertifikat yang saya peroleh selalu saya hanyutkan ke laut, untuk dipersembahkan lagi kepada Sang Pemilik Hidup. Aku hanyalah alat-Mu. sErtifikat hanyalah membuatku berbeban berat dan sering kali terpeleset menjadi sombong. Jika Engkau masim mempercayaiku, maka aku percaya bahwa Engkaulah yang menjadi sertifikatku.

Kategori Artikel

Arsip Bulanan

Support

Tag Cloud

© Trend Traders Indonesia - 2009 // Designed by Nosliners
© 2010 Speaking The Truth About Technical Analysis
Log in . Register . 61 queries. 1.713 seconds.
-->